hem denger judul itu jadi inget buku yang ditulis oleh kang Iip Wjayanto, katanya hampir 75% mahasiswa dijogja itu sudah gag perawan lagi. Huh miris membacanya, pi saya sebagai remaja juga tidak muna…istilah yang enak apa yak, monaroh boleh atau munawir,,”whatever lah”.
kembali ke topik aja. Saya tidak meng-iyakan atau tidak mentidakan hal2 yang berbau tentang perzinahan, istilahnya dalam Agama. Maksud saya seperti ini, bahwa saya tidak mendukung orang-orang yang berbuat seperti itu atau saya juga tidak akan mencela orang-orang yang seperti atau melakukan hal yang sedang kita maksud. Saya juga dalam hal ini tidak akan memaklumi dengan mengatakan “yah namanya jyga anak muda, klo sudah b-2 ngapain lagi, sudah jadi rahasia umum”..saya tidak akan mengatakan hal itu.
saya juga bukan manusia yang suci yang akan mencela hina orang-orang yang melakukan perzinahan (terlalu kasar ya)..melakukan kontak fisik seperti itu. Saya kembalikan kepada masing-masing pribadi yang pernah atau merasa melakukannya. Apabila memang seseorang melakukan hal seperti itu dapat bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan apa yang dia lakukan dengan pasangannya tentunya dan yang penting lagi ada pertanggung jawaban dengan Sang pencipta.
Bicara lebih panjang tentang hal ini,, saya teringat teman saya yang mencurahkan kegundah-gulaan hatinya kepada saya. Teeman saya ini sebenarnya ingin menghindari hal ini, karena dia sadar apapun yang dia lakukan itu salah dan dia ingin menghindarinya. heeeeeeem saya mengkerutkan dahi mendengarnya, dan saya juga tidak menyalahkan dia mengapa hal ini dapat terjadi….
dan curhatpun berlanjut..
Bersambung……